NARKOBA hemm ya ya ya agak ‘horor’ didengarnya. Membahayakan dan bisa ‘merasuki’ siapa saja. Kenapa saya bilang siapa saja? Karena sekarang gak Cuma anak-anak yang nakal aja pake barang haram ini tapi juga wohooo maaf ya, orang-orang yang berintelek. Yah baru-baru ini juga seperti yang kita ketahui maaf sebelumnya, ada oknum polisi,oknum pilot apalagi,oknum mahasiswa,dsb. Murah,mudah atau tidaknya dipatkan barang ini yang penting mereka merasa tenang dan damai kalau udah pake, katanya bagai di ‘surga dunia’ halahhhh ckck. narkoba juga tidak hanya membahayakan user tapi juga orang lain. wahh ini nih.. masih kan kalian peristiwa ‘tugu tani’? pengendara yang didiagnosis positif menggunakan shabu dan ekstasi ini menabrak 13 orang yang 9 diantaranya meninggal dunia dan lainnya luka-luka. Gak lama setelah itu adalagi nih, oknum pilot yang juga didiagnosis positif menggunakan shabu dan pil koplo. Haduhhhhh pak pak nyawa penumpang kok jadi taruhan piye iki pak??!!. Ironisnya lagi nih, oknum polisi yang menjabat sebagai kapolsek disinyalir menggunakan narkoba jenis shabu. Owalaah bagaimana mau aman wong yang ‘didalam’ aja seperti itu yah. Secara perkembangan usia, tentunya mereka sangat matang, dalam arti untuk menentukan mana yang baik dan buruk. Tapi sekarang itu tak berlaku, karena menurut mereka (user) narkoba telah menjadi life style hmm perubahan buruk ini namanya. Secara teori jika seseorang sudah memasuki ini, maka sulit untuk keluar karena telah berada di ‘lingkaran bisnis’nya. Baru-baru ini, wanita sering di jadikan oknum kurir obat terlarang. Himbauan buat kawan-kawan wanita kalau di tawari pekerjaan mesti hati-hati, ketahui dulu jenis pekerjaannya sampai mengenali tempat, ilegal atau legal. Saat ini memang narkoba tak bicara mengenai matang atau tidaknya usia, melainkan karena beban-beban yang mereka pikul amat berat sehingga mereka butuh ketenangan diri. Heeyyyy ini salah besar, secara spiritual ketenangan adalah dengan mendekatkan diri kepada Tuhan YME (ibadah). Mari kita bahas yang remaja; Dewasa ini remaja semakin mudah untuk bergaul, mulai dari situs jejaring sosial sampai tempat-tempat hiburan yang mereka kunjungi seperti, mall,tempat karaoke,klub malam (night club),dst. Ditempat-tempat itulah para remaja mengenal bahkan memiliki banyak teman. Suatu hal yang patut untuk para orangtua hindari adalah bergaul dengan ‘salah’teman, dalam arti anak harus bisa selekti f untuk memilih teman apalagi yang baru dikenal. Biasanya para remaja ini (sudah pandai bergaul) bekisaran usia-usia SMP-SMA, dan itulah sasaran empuk para oknum pengedar narkoba yang tidak bertanggungjawab menjajakan ‘dagangannya’. Mulai dari menyebarkan melalui makanan dan minuman sampai dari teman ke teman,oleh karena itu remaja harus berhati-hati memilih atau berteman. Definisi dari narkoba yaitu singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik dengan cara dihisap/diminum, dihirup, atau disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiktif) fisik dan psikologis. Mendengar definisinya saja sudah mengerikan, karena adanya ganguan secara biopsikologis dan psikologis pemakai. Dari sini kita dapat membayangkan bagaimana bahaya dari efek,faktor risiko dan penyalahgunaan dari narkoba sendiri. Semakin beredarnya narkoba secara gelap di kalangan remaja ini pun pemerintah dan BNN (badan narkotika nasional) tidak tinggal diam, selain menindak tegas oknum-oknum yang terlibat, lembaga ini juga menyediakan panti rehabilitasi untuk para pemakai agar sembuh dari ketergantungan narkoba. Persoalan yang tak mudah memang ketika narkoba merajalela di kalangan remaja, yang mengingat penyebarannya semakin meluas, selain di sekolah juga di tempat-tempat hiburan yang sering di kunjungi remaja terutama malam hari,seperti club malam(night club), yang juga kita ketahui, clubing (sebutan remaja dengan kegiatan malam tersebut) telah menjadi gaya hidup (life style) remaja mulai dari yang masih sekolah sampai eksekutif muda. Tentunya sangat disayangkan bila itu terjadi, karena Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa remaja ini akan membentuk perkembangan diri dari orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya. Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan life style, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja. Secara teori psikologi perkembangan, remaja memang cenderung ber-paradigma specialless and invlnerability dimana san remaja merasa memiliki keistimewaan,berbeda dengan yang lain makanya mereka melakukan kenakalan-kenakalan yang ada. misalnya;”ah tenang aja kalaupun saya nge-drugs pasti bisa saya kendalikan, mereka yang ketergantungan karena tidak bisa mengendalikan saja”. Namun, yang lebih bahaya lagi bila penggunaan narkoba, para remaja ini tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja lain. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa. Hemm.. ayolah kawan gak untungnya nge-drugs, rugi di diri sendiri maupun orang lain.
Alasan mengapa orang menyalahgunakan narkoba? Awalnya mereka memang tidak tok begitu saja menggunakan, mula-mula dari rokok,minuman ber-alkohol. Minuman ber-alkohol sendiri ber-efek hangover (ada yang tau hangover apa? Nge-fly coyyy alias mabuk, hehe). Dari situ saja tentunya sudah diketahui efek dan bahayanya, yup. Merusak bagian organ-organ tubuh tertentu. Namun, para pengguna ini menambahkan obat-obatan terlarang ini kedalamnya seperti, pil ekstasi,ganja,heroin. Sehingga menjadikan stimulasi tubuh memiliki dampak aktif pada sistem saraf. (WARNING: BUKAN UNTUK DICONTOH). Secara umum, para pengguna melakukan ini hanya ikut-ikutan meski itu alasan klasik tapi nyata. Lebih klasiknya lagi agar membantu menenagkan pikiran. Teorinya di psikologi abnormal dituturkan bahwa alkoholisme dan substance abuse merupakan bentuk prilaku maladaptif, seperti yang disebutkan diatas dari efek-efek obat-obatan tadi.
Kalau sudah seperti ini apakah bisa pulih kembali? Wohooo.. tenang InsyaAllah bisa. Ada beberapa trattment atau penyembuhan-penyembuhan yang dapat di lakukan. Diantaranya;
-terapi biologis, menggunakan zat untuk rasa ketagihan terhadap obat-obatan tertentu, efek penghentiannya akan terasa kurang lebih tiga hari. Alangkah baiknya lagi jika terapi atau treatment ini dibarengi dengan treatment kognitif prilaku dll.
- Terapi nonmedis, disini dapat digunakan metode psikoterapi. Penyembuhan semacam ini biasanya dilakukan dengan rawat jalan. Karena psikoterapis menggunakan program 12 langkah yang tentunya klien sendiri mendapat dukungan penuh dari lingkungan maupun psikoterapisnya sendiri, untuk meyakinkan dan memotivasi bahwa klien bisa sembuh maksimal atau tetap berada dalam terapi (perawatan penyembuhan)
- Hypnoterapi, diketahui dapat menyembuhkan ketergantungan obat. Namun, ini tidak semudah terapi sebelumnya. Menyesuaikan kondisi, hypnoterapis diharuskan mengenali klien agar timbul keterpercayaan dan keterikatan. Tentunya ini semakin memudahkan saat tahap hypnoterapi sendiri. Di hypnoterapi ini juga diharapkan klien sudah ada kemauan untuk sembuh dari diri sendiri.
Sekian penuturan mengenai keterkaitan penyelahgunaan narkoba secara psikologis, maaf jika ada yang salah dan kurang karena saya masih dalam tahap belajar. Terimakasih
Sumber info:
- Raharjo,Budi.S. S.(2010). Dalam Sinar BNN.
Jakarta : PT alberta media.
- Halgin P. R,Whitbourne S. K.(2011) .
Psikologi abnormal.edisi 6.jakarta : salemba humanika.
- Dan sumber berita yang beredar
prihatin banget yaa mak liat beritanya, ga sayang sm diri sendiri apa yaa -,-
ReplyDeletemudah2an dari hari ke hari pengguna narkoba semakin sedikit ^_^
banyak informasi yang di dapat dari sni , trimakasiiii :)
ReplyDeletebermanfaat banget mak :)
Deletelumayan nih :)
ReplyDeletebanyak informasi yangbermanfaat .. makasihyaaa vika :D
ReplyDeletewalaupun sudah ada pengobatan dr berbagai bidang ilmu tapi kita patut untuk mencegah karena mencegah lebih baik drpd mengobati.
ReplyDeletenarkoba memang hal yg sngat menakutkan wlwpn sdh diberi tahu kerugiannya tp ttap saja byk yg mnggunakannya.
ReplyDeletewaah kece niih..
ReplyDeletetapi napa lagu belakangnya sedih amat mak hehee