I. TENTANG LINK pada MENU LAYANAN WEB UG
Komunitas fotografi universitas gunadarma merupakan link forum yang Berisikan tentang hal yang berkaitan dengan fotografi, mulai dari jenis kamera, bahkan mengenai teknologi-teknologi komputer masa kini yang memang di perlukan oleh mahasiswa, baik untuk kebutuhan pengetahuan maupun membantunya dalam mengerjakan tugas. Selain link (forum) komunitas fotografi, ada beberapa menu layanan yang juga di perlukan mahasiswa dan ada pula wajib di aktifasi untuk kepentingan kegiatan perkuliahan seperti, studentsite. Studentsite merupakan link yang wajib di aktifasi oleh setiap mahasiswa universitas gunadarma, yang bisa pula digunakan untuk pencarian identitas (data). Adapun BAAK univeritas gunadarma, yang berisikan mengenai informasi-informasi yang ada di sekitar kampus selama kegiatan perkuliahan berlangsung, mulai dari pencarian nama dan npm,kelas,jadwal kuliah,kalender akademik,aktifasi studentsite,pengumuman IP,dsb. Link pengumuman tersebut dibuat dengan tujuan usaha pengurangan pemakaian kertas berlebih agar dapat menanggulangi global warming. Selain itu, universitas gunadarma juga mempunyai link yang memang disediakan untuk mahasiswa berkreatifitas dalam manulis, yaitu wartawarga. Dengan adanya link tersebut, mahasiswa juga dapat mencari bahan-bahan (refrensi) tugas yang berkaitan, dengan catatan, di tugas tersebut tercantum sumber refrensi. Kelebihan dan kekurangan dari masing-masing link adalah, link-link tersebut sangatlah bermanfaat bagi mahasiswa, karena dari link tersebut mahasiswa dapat lebih aktif, baik untuk kegiatan kuliah maupun pencarian informasi. Kekurangan dari link tersebut adalah, terkadang linknya tidak dapat di akses secepatnya, sehingga menghambat kegiatan yang akan di lakukan.
Link alamat URL;
- http://fotografi.blog.gunadarma.ac.id/
- http://wartawarga.gunadarma.ac.id
- http://BAAK.gunadarma.ac.id
- http://studentsite.gunadarma.ac.id
Taylor Swift - Safe and sound
Sunday, October 31, 2010
Saturday, October 30, 2010
TENTANG ILMU BUDAYA DASAR dan KESUSTRAAN
I. ILMU BUDAYA DASAR dengan KESUSTRAAN
kebudayaan,kesustraan dan kesenian. Kesusastraan adalah salah satu bagian dari kesenian, namun, kesenian merupakan bagian dari kebudayaan. Hubungan ini dapat dikatakan . Hal ini nampak dari bahasa (sastra),pakaian,makanan yang merupakan sintesa dari kebudayaan Tionghoa dipakai untuk penulisan novel-novel, karena hubungan antara kesusastraan dan , Dalam kegiatan bertema Hubungan Sejarah dan Kebudayaan Indonesia akan dibahas berbagai pembicaraan di antaranya tentang budaya, kependudukan, kesusastraan, dan seni.. Pencarian 'Bahasa" dan 'Kesusastraan" Jawa Diskusi dan debat sengit dan bersemangat mengenai hubungan sebuah bahasa punya kebudayaan, dan setiap bahasa punya kesusastraan. Sastra merupakan Suatu hasil karya baru dapat dikatakan memiliki nilai sastra bila di dalamnya terdapat kesepadanan antara bentuk dan isinya. Bentuk bahasanya baik dan indah, dan susunannya beserta isinya dapat menimbulkan perasaan kagum dan haru di hati pembacanya. Bentuk dan isi sastra harus saling mengisi, yaitu dapat menimbulkan kesan yang mendalam di hati para pembacanya sebagai prwujudan nilai-nilai karya seni. Apabila isi tulisan cukup baik tetapi cara pengungkapan bahasanya buruk, karya tersebut tidak dapat disebut sebagai cipta sastra, begitu juga sebaliknya. Sastra memiliki beberapa jenis:
• Sastra daerah, adalah, karya sastra yang berkembang di daerah dan diungkapkan,disampaikan dengan menggunakan bahasa daerah.
• Sastra dunia, adalah karya sastra milik dunia yang bersifat universal.
• Sastra kontemporer, adalah sastra masa kini yang telah meninggalkan ciri-ciri khas pada masa sebelumnya.
• Sastra modern, adalah sastra yang telah terpengaruh oleh sastra asing(sastra barat).
Contoh-contoh karya sastra yang sering terlihat sehari-hari adalah puisi, cerpen, novel, drama, dan banyak lagi. Masing-masing karya sastra tersebut memiliki ciri khas masing-masing dan isinya juga beragam tergantung si pembuat karya sastra tersebut. Bisa saja isinya tentang kehidupan nyata si pengarang ataupun tentang kritik sosial. Walaupun bermacam-macam isinya, asalkan memiliki rasa keindahan, itu sudah dapat disebut karya sastra. Jika sastra tersebut dikaitkan dengan IBD maka sangatlah sesuai karena IBD disebut juga Basic Humanities,berasal dari basaha inggris The Humanities,dan bahasa latin Humanus yang berarti manusia,berbudaya,dan halus. Maka dengan mempelajari The Humanities orang akan menjadi lebih manusiawi,berbudaya dan halus. Jika membahas tentang halus (tata bicara) maka akan berkesinambungan dengan bahasa. Adapun Karya sastra, karya sastra sendiri merupakan penjabaran abstraksi,namun filsafat yang menggunakan bahasa juga disebut abstrasi. Maka abstrak adalah cinta kasih,kebahagian,kebebasan dan lainnya yang digarap oleh filsafat. Biasanya IBD dengan kesustraan dihubungkan dengan prosa. Prosa adalah cerita rekaan dan dapat diartikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran,lakuan,peristiwa, dan alur yang dihasilkan daya imajinasi. Ada beberapa jenis prosa yang biasa dikenal, yaitu jenis prosa lama dan prosa baru.
Prosa lama meliputi :
- Dongeng : Cerita sederhana yang tidak benar-benar terjadi.
- Hikayat : Cerita pelipur lara yang sulit diterima akal,merupakan cerita rekaan,namun memiliki pesan dan amanat bagi pembacanya.
- Sejarah : Kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal-usul keturunan.
- Epos.
- Cerita Pelipur Lara.
Prosa baru Meliputi :
- Cerpen : Suatu bentuk prosa naratif fiktif,cenderung padat dan langsung pada tujuannya,mengandalkan teknik teknik sastra seperti tokoh,plot,tema bahasa dan insight.
- Novel : Karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif,biasanya berbentuk cerita.
- Biografi : Kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang.
- Kisah : Satuan naratif yang dibedakan dari cerita,seperti “Kisah Abdullah dari Singapura ke Kelantan”.
- Otobiografi : Biografi yang ditulis oleh subyeknya (dikarang bersama dengan penulis lain disebutkan sebagai “sebagaimana” atau “dengan”).
SUMBER:
- http://bunyamingunadarma.wordpress.com/2010/03/22/manusia-dan-kesusastraan/
- http://www.ustrend.info/2010/09/info-hubungan-kebudayaan-dan-kesusastraan.html
- http://idorastafara.blogspot.com/2010/06/konsepsi-ilmu-budaya-dasar.html
kebudayaan,kesustraan dan kesenian. Kesusastraan adalah salah satu bagian dari kesenian, namun, kesenian merupakan bagian dari kebudayaan. Hubungan ini dapat dikatakan . Hal ini nampak dari bahasa (sastra),pakaian,makanan yang merupakan sintesa dari kebudayaan Tionghoa dipakai untuk penulisan novel-novel, karena hubungan antara kesusastraan dan , Dalam kegiatan bertema Hubungan Sejarah dan Kebudayaan Indonesia akan dibahas berbagai pembicaraan di antaranya tentang budaya, kependudukan, kesusastraan, dan seni.. Pencarian 'Bahasa" dan 'Kesusastraan" Jawa Diskusi dan debat sengit dan bersemangat mengenai hubungan sebuah bahasa punya kebudayaan, dan setiap bahasa punya kesusastraan. Sastra merupakan Suatu hasil karya baru dapat dikatakan memiliki nilai sastra bila di dalamnya terdapat kesepadanan antara bentuk dan isinya. Bentuk bahasanya baik dan indah, dan susunannya beserta isinya dapat menimbulkan perasaan kagum dan haru di hati pembacanya. Bentuk dan isi sastra harus saling mengisi, yaitu dapat menimbulkan kesan yang mendalam di hati para pembacanya sebagai prwujudan nilai-nilai karya seni. Apabila isi tulisan cukup baik tetapi cara pengungkapan bahasanya buruk, karya tersebut tidak dapat disebut sebagai cipta sastra, begitu juga sebaliknya. Sastra memiliki beberapa jenis:
• Sastra daerah, adalah, karya sastra yang berkembang di daerah dan diungkapkan,disampaikan dengan menggunakan bahasa daerah.
• Sastra dunia, adalah karya sastra milik dunia yang bersifat universal.
• Sastra kontemporer, adalah sastra masa kini yang telah meninggalkan ciri-ciri khas pada masa sebelumnya.
• Sastra modern, adalah sastra yang telah terpengaruh oleh sastra asing(sastra barat).
Contoh-contoh karya sastra yang sering terlihat sehari-hari adalah puisi, cerpen, novel, drama, dan banyak lagi. Masing-masing karya sastra tersebut memiliki ciri khas masing-masing dan isinya juga beragam tergantung si pembuat karya sastra tersebut. Bisa saja isinya tentang kehidupan nyata si pengarang ataupun tentang kritik sosial. Walaupun bermacam-macam isinya, asalkan memiliki rasa keindahan, itu sudah dapat disebut karya sastra. Jika sastra tersebut dikaitkan dengan IBD maka sangatlah sesuai karena IBD disebut juga Basic Humanities,berasal dari basaha inggris The Humanities,dan bahasa latin Humanus yang berarti manusia,berbudaya,dan halus. Maka dengan mempelajari The Humanities orang akan menjadi lebih manusiawi,berbudaya dan halus. Jika membahas tentang halus (tata bicara) maka akan berkesinambungan dengan bahasa. Adapun Karya sastra, karya sastra sendiri merupakan penjabaran abstraksi,namun filsafat yang menggunakan bahasa juga disebut abstrasi. Maka abstrak adalah cinta kasih,kebahagian,kebebasan dan lainnya yang digarap oleh filsafat. Biasanya IBD dengan kesustraan dihubungkan dengan prosa. Prosa adalah cerita rekaan dan dapat diartikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran,lakuan,peristiwa, dan alur yang dihasilkan daya imajinasi. Ada beberapa jenis prosa yang biasa dikenal, yaitu jenis prosa lama dan prosa baru.
Prosa lama meliputi :
- Dongeng : Cerita sederhana yang tidak benar-benar terjadi.
- Hikayat : Cerita pelipur lara yang sulit diterima akal,merupakan cerita rekaan,namun memiliki pesan dan amanat bagi pembacanya.
- Sejarah : Kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal-usul keturunan.
- Epos.
- Cerita Pelipur Lara.
Prosa baru Meliputi :
- Cerpen : Suatu bentuk prosa naratif fiktif,cenderung padat dan langsung pada tujuannya,mengandalkan teknik teknik sastra seperti tokoh,plot,tema bahasa dan insight.
- Novel : Karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif,biasanya berbentuk cerita.
- Biografi : Kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang.
- Kisah : Satuan naratif yang dibedakan dari cerita,seperti “Kisah Abdullah dari Singapura ke Kelantan”.
- Otobiografi : Biografi yang ditulis oleh subyeknya (dikarang bersama dengan penulis lain disebutkan sebagai “sebagaimana” atau “dengan”).
SUMBER:
- http://bunyamingunadarma.wordpress.com/2010/03/22/manusia-dan-kesusastraan/
- http://www.ustrend.info/2010/09/info-hubungan-kebudayaan-dan-kesusastraan.html
- http://idorastafara.blogspot.com/2010/06/konsepsi-ilmu-budaya-dasar.html
MANUSIA dan CINTA KASIH
I. DEFINISI MANUSIA
Manusia merupakan mahluk paling mulia di mata tuhan antara mahluk-mahluk yang lainnya. Tentunya, manusia memiliki tujuan dalam hidupnya baik sadar atau tidak untuk memikirkannya. Percayalah bahwa tujuan hidup adalah untuk menjadi bahagia Dari saat lahir. Setiap manusia menginginkan kebahagiaan dan tidak ingin menderita Baik pengkondisian sosial maupun pendidikan atau ideologi mempengaruhi ini. Inti dari manusia, hanya keinginan dan kepuasan yang di lakukan. tidak tahu apakah alam semesta, dengan banyak nya, bintang-bintang galaksi dan planet-planet, memiliki makna yang lebih dalam atau tidak, tapi setidaknya, jelas bahwa kita manusia yang hidup di muka bumi ini tugas membuat hidup bahagia untuk diri kita sendiri. Karena itu, penting untuk menemukan apa yang akan membawa derajat kebahagiaan terbesar dengan adanya cinta kasih dalam kehidupan. Kehidupan manusia tidak akan sempurna atau terasa hampa tanpa adanya cinta kasih. cinta dengan sang pencipta,cinta dengan orang tua,kerabat dekat,sahabat,teman, dan pasangan tentunya.
II. PENGERTIAN CINTA dan KASIH SAYANG
Cinta adalah kata yang mengandung makna perasaan yang rumit. Bisa di alami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan zaman. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke 21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang lalu. Ungkapan cinta mungkin digunakan untuk meluapkan perasaan seperti, keluarga,teman,kekasih, atau ada juga perasaan yang hanya merupakan hawa nafsu,perasaan cinta tanah air,patriotisme,dsb.
Pengunaan kata cinta di masyarakat Indonesia dan Malaysia lebih diikuti kata love dalam bahasa Inggris. Love digunakan dalam semua amalan dan arti untuk philia,egape, eros, storge. Namun demikian kata-kata yang lebih sesuai masih ditemui dalam bahasa setempat dan dijelaskan seperti berikut:
1. Philia = sayang yang lebih cenderung kepada teman-teman dan keluarga
2. Egape = kasih yang lebih cenderung kepada keluarga dan tuhan
3. Eros = Cinta yang lebih cenderung kepada romantis, asmara dan hawa nafsu
4. Storge = Semangat nusa yang lebih cenderung kepada patriotisme, nasionalisme dan narsisme
III. Secara Etimologi
Cinta adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam. Menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
1. Pengenalan
2. Tanggung jawab
3. Perhatian
4. Saling menghormati
Erich Fromm dalam buku best sellernya (the art of loving) menyatakan bahwa ke empat gejala: Care, Responsibility, Respect, Knowledge (CRRK), muncul semua secara seimbang dalam pribadi yang mencintai. Omong kosong jika seseorang mengatakan mencintai anak tetapi tak pernah mengasuh dan tak ada tanggungjawab pada si anak. Sementara tanggungjawab dan pengasuhan tanpa rasa hormat sesungguhnya & tanpa rasa ingin mengenal lebih dalam akan menjerumuskan para orang tua, guru, rohaniwan dll pada sikap otoriter.
IV. Cinta kasih manusia
Jika kita mendengar kata cinta, maka akan teringat pada satu pengertian dasar yang berhubungan dengan perasaan yang mungkin dapat mengingatkan kepada seseorang yang memilki arti khusus dalam diri atau hidup kita. Persaan itu “Cinta” pasti akan datang pada diri setiap manusia ditepis atau tidak. Nurani setiap manusia pasti akan mengakui tentang perasaan yang satu itu ”Cinta” hanya saja mulutlah yang berkata bohong. Cinta hanya ada pada mahluk Tuhan yang bernama manusia karena pada setiap diri manusia akan selalu diimbangi oleh akal dan nafsu. Dan cinta tidak akan pernah datang pada mahluk Tuhan lainnya karena mereka “Mahluk Tuhan Selain manusia” hanya memilki nafsu saja atau bahkan tidak sama sekali. Sebagai contoh sederhana malaikat, ia hanya memilki kebaikan saja dan selalu beribadah pada Tuhan begitu pula Iblis yang hanya memilki nafsu keburukan “menghasut dan selalu mengajak kita “manusia” agar mengikuti jalannya”. Kebaikan dan keburukan tersebut dapat dikategorikan kedalam nafsu atau emosionalitas. Pada binatang dan tumbuhanpun demikan. Binatang atau hewan hanya memilki nafsu dan bukan cinta karena pada hewan atau binatang didak disertai akal dan nurani. Ungkapan cinta yang sering dilontarkan manusia adalah Perasaan yang berawal dari pandangan mata hingga turun kehati merupakan bagian dari kehidupan manusia, yang esensinya dapat melahirkan kreatifirtas dan hasil karya atau cipta melalui proses akhir, yaitu tanggung jawab. Cinta pada dasarnya dapat dikatakan sebagai budaya yang menggunakan perasaan serta akal sehat.
Dari pernyataan itulah kita dapat menemukan pasangan hidup yang berjodoh dengan kita, karena rumah tangga yang harmonis didasari oleh cinta. Cinta hanya datang pada mahluk Allah yang bernama manusia karena pada diri setiap diri manusia akan selalu diimbangi oleh akal dan nafsu. Dan cinta tidak akan pernah datang pada mahluk Allah lainnya karena mereka “Mahluk Tuhan Selain manusia” hanya memilki nafsu saja atau bahkan tidak sama sekali. Sebagai contoh sederhana malaikat, ia hanya memilki kebaikan saja dan selalu beribadah pada Allah begitu pula Iblis yang hanya memilki nafsu keburukan “menghasut dan selalu mengajak kita “manusia” agar mengikuti jalannya”. Kebaikan dan keburukan tersebut dapat dikategorikan kedalam nafsu atau emosionalitas. Pada binatang dan tumbuhanpun demikan. Hewan atau binatang hanya memilki nafsu dan bukan cinta karena pada hewan atau binatang didak disertai akal dan nurani. Cinta memang perkara rasa yang sangat berkaitan dengan sentuhan jiwa. Disamping itu jiwa adalah sesuatu yang liar dan sulit di kendalikan.Manusia tidak dapat terlalu percaya diri perihal membina hati.Perlu kerjasama yang apik dengan sang Maha Kuasa agar cinta bersemi dengan indahnya. Lebih mudah menjadi yang di cintai,sebab menjadi pecinta sangatlah berat.Untuk itu,kita meminta cinta pada Sang Maha Pecinta,ALLAH swt.Agar kita di cintai oleh orang yang tepat dan bisa mencintainya secara tepat pula. Ya, begitu dahsyatnya cinta manusia, Karenanya manusia perlu minta bantuan ALLAH menunjuki jalan cinta yang benar,jangan sampai kekuatan cinta yang luar biasa,ternyata tercurah pada orang yang salah,jangan sampai karunia yang demikian besar,justru menjerumuskan ke lembah nista.Kita perlu konsultasi jiwa dengan penguasa hati manusia,sebab itu ,rajin-rajinlah memanjatkan do'a tentang cinta kepada Allah.swt.
SUMBER: - http://siapasajabolehliat.blogspot.com/2009/05/pengertian-cinta-kasih-menurut-al-quran.html
- http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta
- http://filsafat.kompasiana.com/2010/04/20/manusia-dan-cinta-kasih/
- http://ratih1727.multiply.com/journal/item/6/CINTA_KASIH_PASANGAN
Manusia merupakan mahluk paling mulia di mata tuhan antara mahluk-mahluk yang lainnya. Tentunya, manusia memiliki tujuan dalam hidupnya baik sadar atau tidak untuk memikirkannya. Percayalah bahwa tujuan hidup adalah untuk menjadi bahagia Dari saat lahir. Setiap manusia menginginkan kebahagiaan dan tidak ingin menderita Baik pengkondisian sosial maupun pendidikan atau ideologi mempengaruhi ini. Inti dari manusia, hanya keinginan dan kepuasan yang di lakukan. tidak tahu apakah alam semesta, dengan banyak nya, bintang-bintang galaksi dan planet-planet, memiliki makna yang lebih dalam atau tidak, tapi setidaknya, jelas bahwa kita manusia yang hidup di muka bumi ini tugas membuat hidup bahagia untuk diri kita sendiri. Karena itu, penting untuk menemukan apa yang akan membawa derajat kebahagiaan terbesar dengan adanya cinta kasih dalam kehidupan. Kehidupan manusia tidak akan sempurna atau terasa hampa tanpa adanya cinta kasih. cinta dengan sang pencipta,cinta dengan orang tua,kerabat dekat,sahabat,teman, dan pasangan tentunya.
II. PENGERTIAN CINTA dan KASIH SAYANG
Cinta adalah kata yang mengandung makna perasaan yang rumit. Bisa di alami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan zaman. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke 21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang lalu. Ungkapan cinta mungkin digunakan untuk meluapkan perasaan seperti, keluarga,teman,kekasih, atau ada juga perasaan yang hanya merupakan hawa nafsu,perasaan cinta tanah air,patriotisme,dsb.
Pengunaan kata cinta di masyarakat Indonesia dan Malaysia lebih diikuti kata love dalam bahasa Inggris. Love digunakan dalam semua amalan dan arti untuk philia,egape, eros, storge. Namun demikian kata-kata yang lebih sesuai masih ditemui dalam bahasa setempat dan dijelaskan seperti berikut:
1. Philia = sayang yang lebih cenderung kepada teman-teman dan keluarga
2. Egape = kasih yang lebih cenderung kepada keluarga dan tuhan
3. Eros = Cinta yang lebih cenderung kepada romantis, asmara dan hawa nafsu
4. Storge = Semangat nusa yang lebih cenderung kepada patriotisme, nasionalisme dan narsisme
III. Secara Etimologi
Cinta adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam. Menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
1. Pengenalan
2. Tanggung jawab
3. Perhatian
4. Saling menghormati
Erich Fromm dalam buku best sellernya (the art of loving) menyatakan bahwa ke empat gejala: Care, Responsibility, Respect, Knowledge (CRRK), muncul semua secara seimbang dalam pribadi yang mencintai. Omong kosong jika seseorang mengatakan mencintai anak tetapi tak pernah mengasuh dan tak ada tanggungjawab pada si anak. Sementara tanggungjawab dan pengasuhan tanpa rasa hormat sesungguhnya & tanpa rasa ingin mengenal lebih dalam akan menjerumuskan para orang tua, guru, rohaniwan dll pada sikap otoriter.
IV. Cinta kasih manusia
Jika kita mendengar kata cinta, maka akan teringat pada satu pengertian dasar yang berhubungan dengan perasaan yang mungkin dapat mengingatkan kepada seseorang yang memilki arti khusus dalam diri atau hidup kita. Persaan itu “Cinta” pasti akan datang pada diri setiap manusia ditepis atau tidak. Nurani setiap manusia pasti akan mengakui tentang perasaan yang satu itu ”Cinta” hanya saja mulutlah yang berkata bohong. Cinta hanya ada pada mahluk Tuhan yang bernama manusia karena pada setiap diri manusia akan selalu diimbangi oleh akal dan nafsu. Dan cinta tidak akan pernah datang pada mahluk Tuhan lainnya karena mereka “Mahluk Tuhan Selain manusia” hanya memilki nafsu saja atau bahkan tidak sama sekali. Sebagai contoh sederhana malaikat, ia hanya memilki kebaikan saja dan selalu beribadah pada Tuhan begitu pula Iblis yang hanya memilki nafsu keburukan “menghasut dan selalu mengajak kita “manusia” agar mengikuti jalannya”. Kebaikan dan keburukan tersebut dapat dikategorikan kedalam nafsu atau emosionalitas. Pada binatang dan tumbuhanpun demikan. Binatang atau hewan hanya memilki nafsu dan bukan cinta karena pada hewan atau binatang didak disertai akal dan nurani. Ungkapan cinta yang sering dilontarkan manusia adalah Perasaan yang berawal dari pandangan mata hingga turun kehati merupakan bagian dari kehidupan manusia, yang esensinya dapat melahirkan kreatifirtas dan hasil karya atau cipta melalui proses akhir, yaitu tanggung jawab. Cinta pada dasarnya dapat dikatakan sebagai budaya yang menggunakan perasaan serta akal sehat.
Dari pernyataan itulah kita dapat menemukan pasangan hidup yang berjodoh dengan kita, karena rumah tangga yang harmonis didasari oleh cinta. Cinta hanya datang pada mahluk Allah yang bernama manusia karena pada diri setiap diri manusia akan selalu diimbangi oleh akal dan nafsu. Dan cinta tidak akan pernah datang pada mahluk Allah lainnya karena mereka “Mahluk Tuhan Selain manusia” hanya memilki nafsu saja atau bahkan tidak sama sekali. Sebagai contoh sederhana malaikat, ia hanya memilki kebaikan saja dan selalu beribadah pada Allah begitu pula Iblis yang hanya memilki nafsu keburukan “menghasut dan selalu mengajak kita “manusia” agar mengikuti jalannya”. Kebaikan dan keburukan tersebut dapat dikategorikan kedalam nafsu atau emosionalitas. Pada binatang dan tumbuhanpun demikan. Hewan atau binatang hanya memilki nafsu dan bukan cinta karena pada hewan atau binatang didak disertai akal dan nurani. Cinta memang perkara rasa yang sangat berkaitan dengan sentuhan jiwa. Disamping itu jiwa adalah sesuatu yang liar dan sulit di kendalikan.Manusia tidak dapat terlalu percaya diri perihal membina hati.Perlu kerjasama yang apik dengan sang Maha Kuasa agar cinta bersemi dengan indahnya. Lebih mudah menjadi yang di cintai,sebab menjadi pecinta sangatlah berat.Untuk itu,kita meminta cinta pada Sang Maha Pecinta,ALLAH swt.Agar kita di cintai oleh orang yang tepat dan bisa mencintainya secara tepat pula. Ya, begitu dahsyatnya cinta manusia, Karenanya manusia perlu minta bantuan ALLAH menunjuki jalan cinta yang benar,jangan sampai kekuatan cinta yang luar biasa,ternyata tercurah pada orang yang salah,jangan sampai karunia yang demikian besar,justru menjerumuskan ke lembah nista.Kita perlu konsultasi jiwa dengan penguasa hati manusia,sebab itu ,rajin-rajinlah memanjatkan do'a tentang cinta kepada Allah.swt.
SUMBER: - http://siapasajabolehliat.blogspot.com/2009/05/pengertian-cinta-kasih-menurut-al-quran.html
- http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta
- http://filsafat.kompasiana.com/2010/04/20/manusia-dan-cinta-kasih/
- http://ratih1727.multiply.com/journal/item/6/CINTA_KASIH_PASANGAN
Friday, October 29, 2010
MANUSIA dan KEBUDAYAAN
I. PENGERTIAN MANUSIA SECARA FILSAFAT
Menurut filsuf aristoteles, Manusia adalah “animal rationale”.Karena, menurutnya, ada tahap perkembangan:
• Benda mati -> tumbuhan -> binatang -> manusia.
• Tumbuhan = benda mati + hidup —-> tumbuhan memiliki jiwa hidup.
• Binatang = benda mati + hidup + perasaan —-> binatang memiliki jiwa perasaan.
• Manusia = benda mati + hidup + akal —-> manusia memiliki jiwa rasional.
• Materi (“Hyle”, “matter”) seakan-akan menyediakan “kemungkinan” (Yunani: “dynamis”, Latin: “potentia”) untuk pengejawantahan bentuk dalam setiap individu dengan cara yang berbeda-beda. Bentuk dalam hal makhluk hidup diberi nama “jiwa” (Yunani: “psyche”, Latin: “anima”), yang berlaku sama saja untuk tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia. Hanya jiwa manusia yang mempunyai kedudukan istimewa, karena manusia berkat jiwanya yang khas itu tidak hanya sanggup “mengamati” dunia di sekitar secara inderawi, tetapi sanggup juga “mengerti” dunia maupun dirinya. Di samping itu adalah karena jiwa manusia dilengkapi “nous” (Latin: “ratio” atau “intellectus”) yang menerima, dan malahan mengucapkan “logos” (sabda, pengertian) yang pada gilirannya menjelma dalam sabda-sabda “jasmani” yang diberi nama bahasa.
• Manusia adalah makhluk yang berakal budi. Dengan akal budi itulah ia dapat berpikir dan mengambil tindakan.
Seperti yang kita ketahui, manusia juga merupakan mahluk sosial, artinya secara harfiah manusia tidak mampu hidup sendiri, setiap ‘langkah’ pasti membutuhkan orang lain, baik secara langsung maupun tidak.
II. PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah yang mencapai perubahan (mengubah). dapat diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani.
Kata culture terkadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia. Budaya merupakan suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat abstrak,kompleks, dan luas. Banyak aspek budaya yang juga menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. Oleh karena itu, Budaya atau Kebudayaan dapat di artikan pula sebagai, suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, peralatan kehidupan, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis.
Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuiakan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
III. KORELASI antara MANUSIA dengan KEBUDAYAAN
Melalui pengertian dari masing-masing kata di atas (manusia dan budaya), dapat di hubungkan bahwa manusia yang membentuk kebudayaan, bukan kebudayaan yang membentuk manusia. Awalnya, manusia hidup saling ketergantungan, baik dengan sesama manusia atau mahluk hidup lainnya yang ada di alam sekitar. Dengan aktifitas rutin (kebiasaan) maka dengan sendirinya kebudayaan itu terbentuk, yang biasanya di lakukan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.
Membahas tentang kebudayaan maka tidak luput dari aturan atau norma, hal ini juga terkait dengan adanya objek dari si ‘aturan’ tersebut ialah manusia. Jika manusia hidup dengan berkebudayaan, maka manusia harus mengikuti atau mengadaptasikan alam pikirannya terhadap budayanya sendiri dengan cara mematuhi aturan dan norma yang ada, bertujuan untuk agar manusia hidup dapat, paling tidak melalui kebudayaannya sendiri.
SUMBER:
- http://grelovejogja.wordpress.com/2007/02/15/konsep-para-filsuf-tentang-manusia/
- http://yayasananwariyah.blogspot.com/2010/02/empat-unsur-ada-dalam-tubuh-manusia.html
- http://boykb.blogspot.com/2010/07/pengertian-kebudayaan.html
Menurut filsuf aristoteles, Manusia adalah “animal rationale”.Karena, menurutnya, ada tahap perkembangan:
• Benda mati -> tumbuhan -> binatang -> manusia.
• Tumbuhan = benda mati + hidup —-> tumbuhan memiliki jiwa hidup.
• Binatang = benda mati + hidup + perasaan —-> binatang memiliki jiwa perasaan.
• Manusia = benda mati + hidup + akal —-> manusia memiliki jiwa rasional.
• Materi (“Hyle”, “matter”) seakan-akan menyediakan “kemungkinan” (Yunani: “dynamis”, Latin: “potentia”) untuk pengejawantahan bentuk dalam setiap individu dengan cara yang berbeda-beda. Bentuk dalam hal makhluk hidup diberi nama “jiwa” (Yunani: “psyche”, Latin: “anima”), yang berlaku sama saja untuk tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia. Hanya jiwa manusia yang mempunyai kedudukan istimewa, karena manusia berkat jiwanya yang khas itu tidak hanya sanggup “mengamati” dunia di sekitar secara inderawi, tetapi sanggup juga “mengerti” dunia maupun dirinya. Di samping itu adalah karena jiwa manusia dilengkapi “nous” (Latin: “ratio” atau “intellectus”) yang menerima, dan malahan mengucapkan “logos” (sabda, pengertian) yang pada gilirannya menjelma dalam sabda-sabda “jasmani” yang diberi nama bahasa.
• Manusia adalah makhluk yang berakal budi. Dengan akal budi itulah ia dapat berpikir dan mengambil tindakan.
Seperti yang kita ketahui, manusia juga merupakan mahluk sosial, artinya secara harfiah manusia tidak mampu hidup sendiri, setiap ‘langkah’ pasti membutuhkan orang lain, baik secara langsung maupun tidak.
II. PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah yang mencapai perubahan (mengubah). dapat diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani.
Kata culture terkadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia. Budaya merupakan suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat abstrak,kompleks, dan luas. Banyak aspek budaya yang juga menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. Oleh karena itu, Budaya atau Kebudayaan dapat di artikan pula sebagai, suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, peralatan kehidupan, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis.
Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuiakan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
III. KORELASI antara MANUSIA dengan KEBUDAYAAN
Melalui pengertian dari masing-masing kata di atas (manusia dan budaya), dapat di hubungkan bahwa manusia yang membentuk kebudayaan, bukan kebudayaan yang membentuk manusia. Awalnya, manusia hidup saling ketergantungan, baik dengan sesama manusia atau mahluk hidup lainnya yang ada di alam sekitar. Dengan aktifitas rutin (kebiasaan) maka dengan sendirinya kebudayaan itu terbentuk, yang biasanya di lakukan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.
Membahas tentang kebudayaan maka tidak luput dari aturan atau norma, hal ini juga terkait dengan adanya objek dari si ‘aturan’ tersebut ialah manusia. Jika manusia hidup dengan berkebudayaan, maka manusia harus mengikuti atau mengadaptasikan alam pikirannya terhadap budayanya sendiri dengan cara mematuhi aturan dan norma yang ada, bertujuan untuk agar manusia hidup dapat, paling tidak melalui kebudayaannya sendiri.
SUMBER:
- http://grelovejogja.wordpress.com/2007/02/15/konsep-para-filsuf-tentang-manusia/
- http://yayasananwariyah.blogspot.com/2010/02/empat-unsur-ada-dalam-tubuh-manusia.html
- http://boykb.blogspot.com/2010/07/pengertian-kebudayaan.html
Saturday, October 16, 2010
PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR
Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
I. PENGERTIAN
Secara singkat Ilmu Pengetahuan Dasar (IBD) adalah pengetahuan yang memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, halus dab berbudaya. Dengan mempelajari the humanities diumpamakan seseorang dapat menjadi lebih manusiawi, lebih halus dan berbudaya. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan.
Adapun paparan bahwa ilmu dan pengetahuan yang dikelompokan dalam tiga besar oleh, Prof Dr.Harsya Bactiar, yaitu :
Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Merupakan ilmu yang bertujuan mengetahui aturan-aturan yang terdapat di alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai aturan-aturan tersebut, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian diturunkan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100: 5 benar dan 100: 5 salah
Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . merupakan ilmu yang bertujuan untuk mengkaji aturan-aturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100: 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat berubah dari waktu ke waktu.
Ilmu Pengetahuan budaya ( the humanities ), yang bertujuan untuk mencari dan memahami arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan kejadian-kejadian dan realita yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang terdiri dari, keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian ini pun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai keahlian lain, seperti seni musik,seni rupa,seni tari dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahasa inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus).
Sementara itu, ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
II. Tujuan Ilmu Budaya Dasar Melalui Ruang Lingkup
1.Berbagai aspek kehidupan yang semuanya hampir mencakup adanya masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat diketahui dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari sisi keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2. Hakekat manusia yang satu atau secara global, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Melihat kedua pokok masalah yang bisa dianalisis, terlihat dengan jelas bahwa manusia menempati posisi pusat dalam pengkajian. Namun, perlu diketahui bahwa, Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Artinya yang menelisik tentang Bagaimana hubungan sesama, manusia dengan alam, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi pembahasan dalam IBD. adapun Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
Manusia dan cinta kasih
Manusia dan Keindahan
Manusia dan Penderitaan
Manusia dan Keadilan
Manusia dan Pandangan hidup
Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
Manusia dan kegelisahan
Manusia dan harapan
III. Pendapat Berdasarkan sejarah Kebudayaan
Berdasarkan sejarah kebudayaan, Redfield mengemukakan bentuk kebudayaan dapat dibagi dua yaitu:
Kebudayaan rendah
kebudayaan rendah tidak terjadi sehari-hari, tetapi bisa juga dikatakan sebagai kebudayaan tinggi. Namun cakupannya tidak seluas kebudayaan tinggi.
Kebudayaan tinggi
sering dikatakan sebagai peradaban. Contoh dari kebudayaan tinggi yaitu peradaban Lembah Sungai Nil dan peradaban Mesopotamia.
Tujuh unsur-unsur kebudayaan menurut Koentjaraningrat, yaitu:
bahasa
sistem pengetahuan
organisasi sosial
sistem peralatan hidup dan teknologi
sistem mata pencaharian hidup
sistem religi
kesenian
Sedangkan menurut E. B. Tylor unsur-unsur kebudayaan ada delapan yaitu:
knowledge (pengetahuan)
belief (kepercayaan)
art (kesenian
morals (moral)
6. law (hukum)
7. customs (adat istiadat)
8. capabilities (kemampuan)
9. habbits (kebiasaan)
SUMBER: http://massofa.wordpress.com/2008/10/21/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup-ilmu-budaya-dasar/
http://indobudaya.blogspot.com/2007/11/ilmu-budaya-dasar.html
I. PENGERTIAN
Secara singkat Ilmu Pengetahuan Dasar (IBD) adalah pengetahuan yang memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, halus dab berbudaya. Dengan mempelajari the humanities diumpamakan seseorang dapat menjadi lebih manusiawi, lebih halus dan berbudaya. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan.
Adapun paparan bahwa ilmu dan pengetahuan yang dikelompokan dalam tiga besar oleh, Prof Dr.Harsya Bactiar, yaitu :
Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Merupakan ilmu yang bertujuan mengetahui aturan-aturan yang terdapat di alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai aturan-aturan tersebut, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian diturunkan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100: 5 benar dan 100: 5 salah
Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . merupakan ilmu yang bertujuan untuk mengkaji aturan-aturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100: 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat berubah dari waktu ke waktu.
Ilmu Pengetahuan budaya ( the humanities ), yang bertujuan untuk mencari dan memahami arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan kejadian-kejadian dan realita yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang terdiri dari, keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian ini pun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai keahlian lain, seperti seni musik,seni rupa,seni tari dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahasa inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus).
Sementara itu, ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
II. Tujuan Ilmu Budaya Dasar Melalui Ruang Lingkup
1.Berbagai aspek kehidupan yang semuanya hampir mencakup adanya masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat diketahui dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari sisi keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2. Hakekat manusia yang satu atau secara global, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Melihat kedua pokok masalah yang bisa dianalisis, terlihat dengan jelas bahwa manusia menempati posisi pusat dalam pengkajian. Namun, perlu diketahui bahwa, Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Artinya yang menelisik tentang Bagaimana hubungan sesama, manusia dengan alam, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi pembahasan dalam IBD. adapun Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
Manusia dan cinta kasih
Manusia dan Keindahan
Manusia dan Penderitaan
Manusia dan Keadilan
Manusia dan Pandangan hidup
Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
Manusia dan kegelisahan
Manusia dan harapan
III. Pendapat Berdasarkan sejarah Kebudayaan
Berdasarkan sejarah kebudayaan, Redfield mengemukakan bentuk kebudayaan dapat dibagi dua yaitu:
Kebudayaan rendah
kebudayaan rendah tidak terjadi sehari-hari, tetapi bisa juga dikatakan sebagai kebudayaan tinggi. Namun cakupannya tidak seluas kebudayaan tinggi.
Kebudayaan tinggi
sering dikatakan sebagai peradaban. Contoh dari kebudayaan tinggi yaitu peradaban Lembah Sungai Nil dan peradaban Mesopotamia.
Tujuh unsur-unsur kebudayaan menurut Koentjaraningrat, yaitu:
bahasa
sistem pengetahuan
organisasi sosial
sistem peralatan hidup dan teknologi
sistem mata pencaharian hidup
sistem religi
kesenian
Sedangkan menurut E. B. Tylor unsur-unsur kebudayaan ada delapan yaitu:
knowledge (pengetahuan)
belief (kepercayaan)
art (kesenian
morals (moral)
6. law (hukum)
7. customs (adat istiadat)
8. capabilities (kemampuan)
9. habbits (kebiasaan)
SUMBER: http://massofa.wordpress.com/2008/10/21/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup-ilmu-budaya-dasar/
http://indobudaya.blogspot.com/2007/11/ilmu-budaya-dasar.html
Tuesday, October 12, 2010
MONITOR dan LAYAR LCD
LCD MONITOR
Definisi LCD monitor
LCD monitor atau monitor panel datar, adalah monitor desktop menggunakan tampilan cristal cair (liquid cristal display) berfungsi untuk menghasilkan gambar. Monitor jenis ini memperoleh gambar yang tajam dan tidak berkedip. Umumnya ukuran kaki-kaki pada monitor LCD kecil, mulai dari 15,17,18,19,20,21, dan 23 inci, ada juga yang berukuran 30 sampai 40 inci. Ukuran monitor sama seperti ukuran televisi , yang diukur secara diagonal dari satu sudut ke sudut lainnya.
Komputer mobile, seperti komputer tablet PC dan notebook,serta perangkat bergerak, seperti smart phone dan PDA, sering kali memiliki layar LCD yang terpasang didalamnya. Dalam layar komputer notebook tersedia beragam ukuran, yang umumnya berukuran 14,1;15,4; dan 17 inci. 8,4 inci hingga 14,1 inci tersedia pada layar tablet PC. Layar PDA rata-rata 3,5 inci. Untuk smart phone berkisar dari 2,5 hingga 3,5 inci. Pada komputer notebook dan tablet PC memiliki layar LCD berwarna. Banyak juga PDA dan smart phone memiliki display berwarna.
TEKNOLOGI dan KUALITAS LCD
Teknologi dan kualitas LCD (liquid cristal display) pada perangkat tampilan untuk menampakan informasi digunakan suatu senyawa cair. LCD komputer telah berisi tabung-tabung pijar yang memancarkan gelombang-gelombang cahaya menuju ke arah sel-sel kristal cair yang berada diantara dua lembar material.
Kualitas layar LCD terutama bergantung pada pixel pitch,tingkat kecerahan,resolusi,waktu respons, dan perbandingan kontranya. Adapun rincian kualitas tersebut;
- Pixel pitch, biasa disebut dot pitch adalah jarak dalam milimeter antara pixel-pixel pada sebuah perangkat tampilan. Sebaiknya rata-rata pixel pitch pada layar LCD dan monitor 0,28 mm atau kurang, semakin rendah angkanya,semakin tajam gambarnya.
- Tingkat kecerahan pada layar LCD diukur dalam satuan nit. Satu nit sama dengan satu intensitas cahaya yang dapat terlihat. Semakin tinggi nit,maka semakin cerah gambarnya.
- Resolusi merupakan jumlah pixel vertikal dan horizontal yang ada pada sebuah perangkat tampilan. Misalkan, monitor bermuatan resolusi 1600 X 1200 menampilkan hingga 1200 pixel perbaris vertikal dan 1600 pixel perbaris horizontal dengan total 1.920.000 pixel untuk menciptakan sebuah gambar pada layar. Resolusi yang lebih tinggi memakai jumlah pixel yang lebih besar (banyak) dan dengan demikian menghasilkan gambar yang lebih tajam,halus dan jelas. Dengan logika, jika bertambahnya resolusi, maka beberapa hal pada layar terlihat lebih kecil, seperti menu bar,toolbar, dan mistar. Pada monitor dan layar LCD, resolusi berkisar proposional dengan ukuran perangkat tersebut. Dapat di artikan, tingkatan resolusi pada monitor-monitor dan layar-layar lebih besar.
- Waktu respons layar LCD merupakan waktu dalam milidetik(miliseconds-ms) untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sebuah pixel hal ini dibutuhkan. Waktu respons layar LCD dan monitor mulai dari 8 hingga 25 ms. Semakin rendah angkanya, semakin cepat waktu responsnya.
- Perbandingan kontras menunjukan perbedaan dalam intensitas cahaya antara yang terang dan yang gelap, yang dapat ditampilkan pada sebuah layar LCD. Kisaran kontras saat ini mulai dari 400:1 higga 800:1. Perbandingan kontras yang lebih tinggi maka membuat warna yang lebih baik.
Monitor LCD dan port
Sebuah kabel pada monitor di sambungkan ke suatu port pada unit sistem tersebut. Layar LCD menggunakan sinyal digital untuk menghasilkan gambar. Untuk menampilkan gambar berkualitas terbaik, layar LCD sebaiknya di sambungkan ke port digital video interface (DVI) yang menampung sinyal-sinyal digital terkirim secara langsung ke monitor LCD.
Monitor LCD Acer 15 Terbaru (super slim)
- Monitor ini hanya menampilkan ketebalan 12,9 mm dan ukuran layar 21,5 inch dengan LED-backlit
- resolusi asli 1920 x 1080 piksel dan panel dan mendukung resolusi HD penuh.
- resolusi 1920 x 1080 piksel
- rasio kontras sangat-tinggi 12,000,000:1 dinamis
- waktu respon 2ms, dan 250 cd/m2 brightness.
- Informasi Teknologi. Adapun untuk konektivitas
- Layar LCD menyediakan VGA, DVI dan HDMI.
PERBANDINGAN MONITOR LCD HP dengan ACER MELALUI SPESIFIKASI
HP 2309m LCD LAYAR
- 23’’ DIAGONAL 16:9 screen with brightview
- 1920 X 1080 full hd resolution
- 5 ms on/of response times (typical)
- 3 ms gray to gray response times
- 300 nits brightness
- 1000:1 contrast ratio,3000:1 dynamic contrast ratio
- Integrated 2 watt / ch speakers
- 1 DVH port w/HDCP,1 HDMI port w/HDCP
- Swivel & tilt, keyboard parking
- Quick view picture selection (movie,photo,gaming)
- Cables included: power,audio,DVI
- 1 year limited guarranty
ACER X163W
- LED 15.6’’ wide
- Rasio kontras 8.000.000 : 1
- 1366 X 768 hd resolution
- 3 years warranty
ACER S243HL
- LED 24’’ wide
- Ratio kontras 8.000.000 : 1 HDMI
- 1920 X 1080 hd resolution
- 3 years warranty acer Indonesia
ACER G235H
- LED 23’’ wide
- Ratio kontras 8.000.000 : 1
- 1920 X 1080 hd resolution
- 3 years warranty acer Indonesia
Jadi, dapat disimpulkan berdasarkan spesifikasi , jika HP dibandingkan dengan ACER , jelas lebih mahal HP karena teknologi tercanggih saat ini dikuasai oleh HP walaupun ACER baru meluncurkan produk terbarunya. Jika dibandingkan dengan layar LCD terdahulu, maka terlihat sudah bahwa saat ini sudah ada tipe touch screen.
Definisi LCD monitor
LCD monitor atau monitor panel datar, adalah monitor desktop menggunakan tampilan cristal cair (liquid cristal display) berfungsi untuk menghasilkan gambar. Monitor jenis ini memperoleh gambar yang tajam dan tidak berkedip. Umumnya ukuran kaki-kaki pada monitor LCD kecil, mulai dari 15,17,18,19,20,21, dan 23 inci, ada juga yang berukuran 30 sampai 40 inci. Ukuran monitor sama seperti ukuran televisi , yang diukur secara diagonal dari satu sudut ke sudut lainnya.
Komputer mobile, seperti komputer tablet PC dan notebook,serta perangkat bergerak, seperti smart phone dan PDA, sering kali memiliki layar LCD yang terpasang didalamnya. Dalam layar komputer notebook tersedia beragam ukuran, yang umumnya berukuran 14,1;15,4; dan 17 inci. 8,4 inci hingga 14,1 inci tersedia pada layar tablet PC. Layar PDA rata-rata 3,5 inci. Untuk smart phone berkisar dari 2,5 hingga 3,5 inci. Pada komputer notebook dan tablet PC memiliki layar LCD berwarna. Banyak juga PDA dan smart phone memiliki display berwarna.
TEKNOLOGI dan KUALITAS LCD
Teknologi dan kualitas LCD (liquid cristal display) pada perangkat tampilan untuk menampakan informasi digunakan suatu senyawa cair. LCD komputer telah berisi tabung-tabung pijar yang memancarkan gelombang-gelombang cahaya menuju ke arah sel-sel kristal cair yang berada diantara dua lembar material.
Kualitas layar LCD terutama bergantung pada pixel pitch,tingkat kecerahan,resolusi,waktu respons, dan perbandingan kontranya. Adapun rincian kualitas tersebut;
- Pixel pitch, biasa disebut dot pitch adalah jarak dalam milimeter antara pixel-pixel pada sebuah perangkat tampilan. Sebaiknya rata-rata pixel pitch pada layar LCD dan monitor 0,28 mm atau kurang, semakin rendah angkanya,semakin tajam gambarnya.
- Tingkat kecerahan pada layar LCD diukur dalam satuan nit. Satu nit sama dengan satu intensitas cahaya yang dapat terlihat. Semakin tinggi nit,maka semakin cerah gambarnya.
- Resolusi merupakan jumlah pixel vertikal dan horizontal yang ada pada sebuah perangkat tampilan. Misalkan, monitor bermuatan resolusi 1600 X 1200 menampilkan hingga 1200 pixel perbaris vertikal dan 1600 pixel perbaris horizontal dengan total 1.920.000 pixel untuk menciptakan sebuah gambar pada layar. Resolusi yang lebih tinggi memakai jumlah pixel yang lebih besar (banyak) dan dengan demikian menghasilkan gambar yang lebih tajam,halus dan jelas. Dengan logika, jika bertambahnya resolusi, maka beberapa hal pada layar terlihat lebih kecil, seperti menu bar,toolbar, dan mistar. Pada monitor dan layar LCD, resolusi berkisar proposional dengan ukuran perangkat tersebut. Dapat di artikan, tingkatan resolusi pada monitor-monitor dan layar-layar lebih besar.
- Waktu respons layar LCD merupakan waktu dalam milidetik(miliseconds-ms) untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sebuah pixel hal ini dibutuhkan. Waktu respons layar LCD dan monitor mulai dari 8 hingga 25 ms. Semakin rendah angkanya, semakin cepat waktu responsnya.
- Perbandingan kontras menunjukan perbedaan dalam intensitas cahaya antara yang terang dan yang gelap, yang dapat ditampilkan pada sebuah layar LCD. Kisaran kontras saat ini mulai dari 400:1 higga 800:1. Perbandingan kontras yang lebih tinggi maka membuat warna yang lebih baik.
Monitor LCD dan port
Sebuah kabel pada monitor di sambungkan ke suatu port pada unit sistem tersebut. Layar LCD menggunakan sinyal digital untuk menghasilkan gambar. Untuk menampilkan gambar berkualitas terbaik, layar LCD sebaiknya di sambungkan ke port digital video interface (DVI) yang menampung sinyal-sinyal digital terkirim secara langsung ke monitor LCD.
Monitor LCD Acer 15 Terbaru (super slim)
- Monitor ini hanya menampilkan ketebalan 12,9 mm dan ukuran layar 21,5 inch dengan LED-backlit
- resolusi asli 1920 x 1080 piksel dan panel dan mendukung resolusi HD penuh.
- resolusi 1920 x 1080 piksel
- rasio kontras sangat-tinggi 12,000,000:1 dinamis
- waktu respon 2ms, dan 250 cd/m2 brightness.
- Informasi Teknologi. Adapun untuk konektivitas
- Layar LCD menyediakan VGA, DVI dan HDMI.
PERBANDINGAN MONITOR LCD HP dengan ACER MELALUI SPESIFIKASI
HP 2309m LCD LAYAR
- 23’’ DIAGONAL 16:9 screen with brightview
- 1920 X 1080 full hd resolution
- 5 ms on/of response times (typical)
- 3 ms gray to gray response times
- 300 nits brightness
- 1000:1 contrast ratio,3000:1 dynamic contrast ratio
- Integrated 2 watt / ch speakers
- 1 DVH port w/HDCP,1 HDMI port w/HDCP
- Swivel & tilt, keyboard parking
- Quick view picture selection (movie,photo,gaming)
- Cables included: power,audio,DVI
- 1 year limited guarranty
ACER X163W
- LED 15.6’’ wide
- Rasio kontras 8.000.000 : 1
- 1366 X 768 hd resolution
- 3 years warranty
ACER S243HL
- LED 24’’ wide
- Ratio kontras 8.000.000 : 1 HDMI
- 1920 X 1080 hd resolution
- 3 years warranty acer Indonesia
ACER G235H
- LED 23’’ wide
- Ratio kontras 8.000.000 : 1
- 1920 X 1080 hd resolution
- 3 years warranty acer Indonesia
Jadi, dapat disimpulkan berdasarkan spesifikasi , jika HP dibandingkan dengan ACER , jelas lebih mahal HP karena teknologi tercanggih saat ini dikuasai oleh HP walaupun ACER baru meluncurkan produk terbarunya. Jika dibandingkan dengan layar LCD terdahulu, maka terlihat sudah bahwa saat ini sudah ada tipe touch screen.
Subscribe to:
Comments (Atom)