Di tugas terakhir ini saya akan mengulas jurnal mengenai internet dan psikologi. Terlebih khusus pada game online. Saat ini dibelahan dunia manapun baik dewasa maupun anak-anak gemar terhadap game online. Mereka gemar bermain ini dikarenakan ‘ketagihan’ atas keseruannya. Selain itu game online memang mantap untuk menghilangkan kepenatan. Namun, dari pernyataan tersebut tetap terdapatlah dampak baik dan buruk secara psikologis, diantaranya yang tertulis dalam jurnal tersebut adalah;
Game online muncul tidak hanya mempengaruhi kehidupan sosial pemainnya dalam dunia nyata tetapi juga terkadang mempengaruhi kejiwaan seseorang apabila memainkannya terlalu lama. Seperti yang dilansir ketok.com, gara-gara sebuah game, seorang pemuda di amerika serikat nekad menusuk temannya sendiri. Bahkan anak-anak yang kecanduan bermain game sering membolos dari sekolahnya agar bisa melanjutkan petualangannya di dunia maya. akan tetapi dari segi bisnis, game online masih memiliki prospek bagus kedepannya. Dengan kehadiran games online ini, orang-orang bisa menciptakan lapangan kerja sendiri yaitu games center, atau menjadi pengembang games sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Game online juga bisa meningkatkan kemampuan bekerja sama pada otak anak.
Di teori psikososial erikson aspek psikososial berkaitan dengan kemampuan anak untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Misalnya, kemampuan anak untuk menyapa dan bermain bersama teman-teman sebayanya.
Selain dampak buruk yang sudah tertulis diatas tadi, jika anak tersebut juga sudah kecanduan game online maka fase tersebut gagal untuk dilewatinya. Ya, sudah pasti anak tersebut malah memilih bermain di dunia maya daripada harus bermain dengan teman-teman diluar sana. Jika sudah seperti ini orangtua lah yang harus menanganinya sendiri Dengan mengetahui aspek-aspek perkembangan anak, orangtua dan pendidik bisa merancang dan memberikan rangsangan serta latihan agar keempat aspek tersebut berkembang secara seimbang. Rangsangan atau latihan tidak bisa terfokus hanya pada satu atau sebagian aspek. Tentunya, rangsangan dan latihan tersebut diberikan dengan tetap memerhatikan kesiapan anak, bukan dengan paksaan.
Selanjutnya dampak baik dari game online. Setelah tadi dikatakan bahwa Game online juga bisa meningkatkan kemampuan bekerja sama pada otak anak. Terutama otak kanan,dalam arti, mereka dapat mengasah kemampuan mengatur strategi,mengoperasikan komputer,mengetik dengan cepat,melatih konsentrasi dan tidak gaptek tentunya.
Sedikit saja ulasan dari saya mengenai hal ini, terimakasih dan semoga bermanfaat.
Sumber:
1. http://www.upbn/tugas/jurnal/makalah/internet/gameonline.com/