Dalam kehidupan sehari-hari secara tak sadar ilmu matematika selalu ada. Contohnya saja bagi para ibu rumah tangga yang setiap hari menghitung uang belanjanya,anak sekolah dengan uang jajannya, artinya segala aktifitas tak dapat lepas dari hitungan matematika. Walau sebenarnya sebagian pelajar, baik pelajar sekolah ataupun mahasiswa ‘memusuhi’ pelajaran tersebut. Itu jika di lihat dari kegiatan sehari-hari, lalu bagaimana dengan ilmu-ilmu lain, apakah berkaitan pula dengan matematika tersebut, ilmu psikologi misalnya? Ya, tentu saja. setiap ilmu atau pelajaran lain tak lepas dari matematika, contonnya saja ilmu psikologi. Dalam ilmu psikologi terdapat teori statistika, yang fungsinya untuk mengetahui seberapa besar kuantitas dan kualitas seseorang mengetahui bagaimana dan seperti apa prilaku mereka, perlu diperbaiki kah atau diubah. Pengertian statistika sendiri adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas. Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan. Statistik juga adalah kumpulan angka-angka yang melukiskan atau menggambarkan sesuatu persoalan, biasanya disusun dalam tabel atau daftar, sering disertai diagram atau grafik dan keterangan-keterangan lain seperlunya (Sudjana, 1989).
Contohnya saja statistik psikologi. Definisi yang lain, statistik adalah metode atau asas-asas guna “mengerjakan” atau “memanipulasi” data kuantitatif agar angka-angka tersebut “berbicara” (Anto Dajan,1995). Didalam ilmu psikologi, statistic digunakan untuk penghitungan hasil penelitian. Biasa digunakan statistic deduktif dan induktif. Misalnya saja, seorang mahasiswa yang telah melakukan penelitian, yang mana hasilnya dibentuk dalam penghitungan statistika. Maka hasilnya, orang yang menjadi objek penelitian tersebut akan terlihat bagaimana sifat dan prilakunya, apa saja yang harus di perbaiki maupun ditingkatkan.
REFERENSI:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Statistika
- http://allaboutstatistics.blogsome.com/2008/10/28/arti-statistik-dan-kegunaannya/